Apakah Botox Aman untuk Dilakukan?

December 28, 2022

Suntikan botox merupakan perawatan yang FDA setujui untuk mengurangi adanya kerutan pada bagian wajah. Walaupun begitu, masih banyak orang yang belum berani untuk menggunakan perawatan ini. Lanjutkan membaca untuk mempelajari lebih lanjut tentang perawatan ini.

Overview Botox

Sebenarnya apa itu botox? Botoks adalah obat yang mampu mengurangi adanya kerutan pada bagian wajah. Obat ini juga dapat menyembuhkan mata malas, dystonia serviks, dan migran. Selain itu juga dapat mengobati kandung kemih yang terlalu aktif, dan keringat hiperhidrosis.
Harga suntik botox wajah sekitar Rp1 jt. Biasanya untuk satu muka memerlukan 10 unit obat ini yang mana 1 unitnya memiliki harga sekitar Rp100 ribu. Harga yang tersedia sesuai dengan manfaat yang akan kamu dapatkan pada bagian wajahmu.

Apakah Botox Aman?

Meskipun kandungan toksin botulinum yang terdapat pada obat ini dapat mengancam jiwa, penggunaan obat ini dalam dosis kecil masih aman.
Setidaknya pada tahun 1989 dan 2003, hanya ada 36 kasus efek samping penggunaan kosmetik yang dilaporkan ke _Food and Drug Administration _(FDA). Tiga belas dari kasus ini berkaitan dengan efek obat itu sendiri.
Dengan mengingat hal itu, beberapa peneliti berspekulasi bahwa aplikasi kosmetik mungkin memiliki risiko lebih kecil daripada suntikan obat ini karena dosisnya biasanya jauh lebih kecil.
Sebuah tinjauan penelitian 2021 menyimpulkan bahwa beberapa orang yang mendapatkan suntikan obat ini mengalami:
- kemerahan superfisial pada kulit
- pembengkakan
- kelopak mata atau alis yang terkulai
- nyeri pada area yang terkena suntikan
- perubahan warna kulit lainnya
Sebagian besar efek samping ini ringan dan sementara. Perawatan masih aman secara keseluruhan.
Sebaiknya, harus selalu pergi ke dokter kulit bersertifikat atau ahli bedah plastik untuk suntikan obat ini. Treatment ini harus dalam pengawasan dokter. Suntikan harus ditempatkan dengan tepat untuk menghindari efek samping.
Terapi botoks bisa berbahaya jika dokter memberikan dosis yang tidak sesuai. Mintalah rujukan dari dokter perawatan primer atau cari dokter spesialis yang berpengalaman dalam memberikan perawatan ini.
Seorang dokter yang terampil dan bersertifikat dapat memberitahu kamu tentang prosedur ini dan membantu menentukan apakah itu paling sesuai dengan kebutuhan dan kesehatan kamu.
Kamu kemungkinan mengalami efek samping yang lebih parah jika suntikan yang kamu terima tidak sesuai dengan standar FDA. Atau kamu memilih profesional yang tidak berpengalaman untuk menyuntikkan obat ini? Efeknya akan lebih parah.
Para ibu hamil dan menyusui sebaiknya tidak menggunakan treatment ini. Juga buat kamu yang alergi terhadap protein susu sapi.

Perawatan Setelah Penggunaan Botox

Sebenarnya apa yang tidak boleh dilakukan setelah botox, ya? Berikut daftar hal yang tidak boleh kamu lakukan setelah melakukan treatment ini.
- Minum alkohol
- Menyentuh wajah
- Melakukan perawatan kulit lainnya seperti facial, pijat wajah, dan scrub eksfoliasi
- Tidur dalam waktu 4 jam setelah prosedur
- Terkena paparan panas matahari selama 24 hingga 48 jam
- Mandi air panas atau air terlalu dingin
- Pergi ke sauna

Mungkin kamu juga bertanya, apakah setelah botox boleh berolahraga? Setelah injeksi Botox, ahli bedah kosmetik atau perawat akan memberitahu kamu tentang perawatan setelahnya. Kamu harus menghindari olahraga apapun setidaknya selama 3 jam setelah perawatan.

Dari pemaparan di atas, terbukti bahwa botox aman menjadi salah satu treatment yang bermanfaat untuk mengatasi kulit kendur. Segera konsultasi kepada dokter untuk mendapatkan treatment ini!

baca artikel lainnya

Mulai perjalanan beautymu bersama The Aesthetics Skin

Klinik terdekatKonsultasi dokterPrice list clinic
WhatsApp
Price List